TENTANG PRCI

PROFIL

PERKUMPULAN REPRODUKSI CIPTA INDONESIA (PRCI)

Perkumpulan Reproduksi Cipta Indonesia (PRCI) adalah Lembaga Manajemen Kolektif yang telah disahkan sebagai Badan Hukum Perkumpulan, berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0071236.AH.01.07.Tahun 2016 pada tanggal 19 Agustus 2016.

PRCI berkedudukan di Jakarta, ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maksud didirikannya PRCI adalah untuk mewakili Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta serta Penerbit di bidang literasi,  dalam melindungi Hak Cipta, dan memberikan kemudahan bagi para Pengguna untuk secara sah memanfaakan/menggandakan  karya cipta.

PRCI juga mengelola hak ekonomi setiap Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta serta Penerbit dalam menghimpun dan mendistribusikan royalti atas pemanfaatan Ciptaan baik secara nasional maupun internasional berdasarkan kuasa dari Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta serta Penerbit.

PRCI terdaftar sebagai anggota International Federation of Reproduction Rights Organization (IFRRO) yang berpusat di Brussel, Belgia.

Siapa anggota PRCI

Anggota PRCI terdiri atas Authors dan Publishers atau Pencipta/Pemegang Hak Cipta dan Penerbit.

  • Pencipta (Authors): Pengarang, penulis, penerjemah, illustrator, pelukis, pemahat, pematung, disainer, fotografer, penulis lagu (composer).
  •  Pemegang Hak Cipta: Pencipta atau Penerima hak cipta dari Pencipta.
  • Penerbit (Publishers): Buku, jurnal, pemberitaan berkala, majalah, koran, iklan, foto, notasi music dll.

Lisensi PRCI

Lisensi PRCI adalah izin yang diberikan oleh PRCI atas kuasa dari anggotanya untuk memperbanyak karya ciptaan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, dan diatur tersendiri dalam Perjanjian Lisensi dengan Pengguna.

Siapa Pengguna/Users

Perseorangan, perusahaan, perpustakaan, organisasi, sekolah, perguruan tinggi yang menerima Lisensi dari PRCI untuk memperbanyak dan mengeksploitasi karya anggota PRCI sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Maanfaat menjadi anggota PRCI.

  • Karya pencipta akan dilindungi baik di dalam maupun di luar negeri.
  • Mendapatkan royalti atas perbanyakan/reproduksi karyanya.
  • Mendapatkan perlindungan hukum atas karyanya baik di dalam dan luar negeri.
  • Mendapatkan layanan informasi yang terkait dengan hak cipta.
  • Mendapatkan edukasi hukum di bidang hak cipta

Tugas Utama PRCI:

  • Memonitor di mana, kapan dan oleh siapa suatu karya cipta diumumkan dan diperbanyak.
  • Melakukan sosialisasi dan negosiasi dengan pihak-pihak yang melakukan pengumuman dan karya cipta itu
  • Membantu pihak-pihak yang melakukan pengumuman dan perbanyakan karya cipta untuk mendapatkan lisensi dari pencipta dan/atau pemegang hak cipta
  • Memungut royalti dari pihak-pihak yang melakukan pengumuman dan perbanyakan karya cipta, dan menyampaikannnya kepada pencipta/pemegang hak cipta
  • Mengadvokasi pencipta dan/atau pemegang hak cipta atas karya ciptanya.

 

YRCI profil bahasa Indonesia

YRCI profile English